Did I Deserve To Being Someone?
Belum punya gaji melimpah,
Belum punya rumah sendiri,
Belum punya mobil,
Belum punya ini,
Belum punya itu,
Adalah sebagian ketakutan orang dalam mencari pasangan.
Terlalu sibuk mengejar hal-hal yang diingini oleh setiap pasangan, sampai-sampai kita ( atau gua doang ) sering lupa? Perihal memiliki pasangan, bukan cuma perihal harta aja.
Tapi juga soal seberapa akurnya frekuensi kamu sama pasangan.
Walau pada kenyataanya gak gua pungkiri juga, kalo masalah harta adalah faktor terpenting dalam merawat serta menjaga hubungan itu. Tapi buat gua sih, masalah kecocokan juga gak kalah sama pentingnya.
Meski banyak juga yang bilang, "yang penting mah soal uang, soal cocok gak cocok? Bisa diatur". Buat gua, gak juga.
Bukan berarti salah ya. Gua pun mengimani perihal pentingnya "uang" dalam menjaga sebuah hubungan.
Tapi yang namanya hubungan, kalau gua sih, kalo cuma bertahan karna harta doang? Begitu hartanya abis? hubungan lu bakalan ikut kelar juga.
Begitu pun sebaliknya.
Dan terakhir dari gua,
Having partner in relationship, its like riding on bicycle.
Harus dua arah. Harus sama-sama saling.
Pepatah standard yang gua yakin, udah sering banget lu ngedengernya, iya kan?
Tapi pada kenyataannya, ya begitu.
Gak akan bisa jalan kalo cuma satu arah ( satu pihak ) doang.
Terlepas dari seberapa mapannya elu, seberapa tajirnya elu.
Kalo cuma lu doang yang bergerak? Hubungan itu gak akan pernah bertahan lama.












Comments
Post a Comment