Kelebihan Dari Seorang Broken Home
Menjadi broken home adalah sebuah paradigma yang memilukkan. Gimana nggak ? Mulai sering di pandang sebelah mata, di kucilkan dari lingkungan, serta di labeli dengan masa depan yang nggak jelas.
Entah gimana asal muasalnya, stigma negatif seperti diatas selalu melekat pada kalangan anak broken home.
Meski nggak melulu seperti itu, ada beberapa hal positif yang hanya didapatkan dari seorang broken home.
Entah gimana asal muasalnya, stigma negatif seperti diatas selalu melekat pada kalangan anak broken home.
Meski nggak melulu seperti itu, ada beberapa hal positif yang hanya didapatkan dari seorang broken home.
1. Lebih mandiri dibanding yang lain.
Kamu tidak perlu terus meratapi dirimu yang tidak sepenuhnya mendapat kasih sayang orang tua. Karena dengan begitu kamu bisa menjadi anak yang jauh lebih mandiri dibanding anak-anak diluar sana. Hidup mengajarkanmu untuk berdiri sendiri karena tidak selamanya bergantung kepada orang lain itu baik. Termasuk bergantung kepada orang tua.
2. Termasuk yang jujur dan benci kebohongan.
Kegagalan rumah tangga orang tua membuat anak broken home cenderung benci akan suatu kebohongan. Mereka trauma akan kegagalan dan berusaha tidak ingin menjadi pencipta suatu kegagalan dalam hidupnya. Untuk itu mereka tumbuh menjadi anak yang lebih jujur ketimbang yang lain. Anak broken home tidak ingin membohongi apalagi dibohongi orang lain. Sebisa mungkin mereka selalu jujur.
3. Terlalu setia namun takut menjalin hubungan.
Hidup dan tumbuh dilingkungan keluarga dan rumah tangga yang hancur membuat anak broken homeberpikir bahwa setia itu sangat penting. Mereka cenderung orang yang punya prinsip kuat akan kesetiaan dalam diri. Namun karena masih sedikit trauma, mereka takut dan sulit menjalin hubungan dengan lawan jenisnya.
4. Lebih kuat dalam menghadapi masalah.
Sulitnya hidup memaksa anak broken home untuk tetap kuat melawan kejamnya dunia. Meski segalanya terasa hampa dan tak bermakna, namun secara tidak langsung mereka mampu menguatkan diri sendiri. Ikut terlibat dalam masalah orang tua membuat mereka terbiasa menghadapi masalah sendirian. Akhirnya lambat laun mereka tumbuh menjadi sosok yang kuat dalam mengadapi setiap permasalahan.
5. Mudah memahami perasaan orang lain.
Anak broken home adalah sosok yang selalu kuat dalam menghadapi kejamnya kehidupan. Mereka paham betul bagaimana rasanya terluka batin dan menyembuhkannya seorang diri. Jadi ketika orang lain dihadapkan pada permasalahan, dia paham apa yang dirasakan orang tersebut, bahwasanya itu memang tidak mudah namun pasti akan segera terlewati.
6. Tumbuh menjadi sosok yang penyabar.
Sudah sejak lama, permasalahan keluarga yang hacur selalu merwanai hari-harinya. Merasa tak berdaya namun terus berusaha untuk menguatkan diri. Masih ada harapan dan bersabar menunggu kebahagiaan. Permasalahan hancurnya keluarga membuat anak broken home tumbuh menjadi sosok yang penyabar, dia selalu mengharapkan kebahagiaan akan hadir dalam hidupnya.















Comments
Post a Comment