Ngomongin Soal Perbedaan Karakter Yang Bikin Hubungan Nggak Langgeng


Baru baru ini para pecinta drama korea lagi heboh-hebohnya dengan kabar perceraian dari pasangan Song Joong-ki dan Song Hye-kyo. Melalui film descendants of the sun Mereka sukses bikin baper para fansnya.

Sempat dilabeli dengan sebutan couple goals dari para fans, tentu kabar perceraian dari pasangan ini lumayan bikin heboh para fansnya.
Dan menurut dari beberapa media, kabar perceraian mereka ini dikarenakan perbedaan karakter dari masing-masing.

Yuk, kita coba ngebahas lebih dalam soal karakter atau kepribadian yang saling bertolak belakang dan mungkin, susah untuk menjalani sebuah hubungan.

1. Ekstrovert vs. Introvert.


Berdasarkan data Statitics Korea Friday, sebanyak 46,6% pasangan bercerai mengeluhkan perbedaan kepribadian sebagai alasan perpisahan mereka. Konflik karakteristik mendasar antara seorang ekstrovert dan introvert pun bisa menjadi penyebabnya. Seperti diketahui, seorang ekstrovert umumnya lebih suka bersosialisasi sedangkan introvert lebih menyukai ketenangan.

Dalam rumah tangga, hal ini bisa jadi sebuah masalah jika kedua belah pihak tidak bisa menerima sifat pasangannya atau tidak bisa berkompromi. Misalnya saja saat ekstrovert menyukai aktivitas sosial dengan banyak orang sering ditentang oleh introvert yang lebih suka di rumah dan berkumpul dalam skala kecil. Tentu hal tersebut bisa membuat pasangan saling membenci satu sama lain.

2. Terencana vs. Dadakan.


Saat menikah, perbedaan kebiasaan dalam membuat keputusan bisa menyebabkan pasangan suami istri berkonflik. Beberapa orang memilih untuk menyusun rencana dan mengikutinya setiap langkahnya. Namun banyak pula yang lebih impulsive dan tidak suka melakukan sesuatu yang terikat aturan atau terlalu direncanakan sebelumnya. Ketika prinsip kedua belah pihak selalu bertentangan bukan tidak mungkin hal ini menyebabkan perceraian.

3. Dominan vs. Penurut.


Kepribadian bertentangan bisa jadi perekat hubungan tapi bisa juga menjadi akar permasalahan. Saat seorang penurut berpasangan dengan seorang dominan, konflik bisa terjadi jika kedua belah pihak tidak saling berdiskusi. Misalnya saat pasangan dominan selalu mendikte dan menuntut sedangkan yang satunya selalu menurut dengan terpaksa. Di awal mungkin hal tersebut bisa jadi tak jadi problema namun ketika dibiarkan terus menerus salah satunya mungkin akan 'meledak'. 

4. Tradisional vs. Petualang.



Orang dengan kepribadian yang lebih tradisional mungkin lebih suka melakukan hal-hal yang sudah jadi kebiasaan dan pergi ke tempat-tempat konvensional. Namun seorang petualang tentu ingin selalu mencoba sesuatu yang baru dan di luar zona nyaman. Hal ini pun sering menjadi masalah untuk pasangan muda. Ketika keduanya tidak bisa mengalah atau menerima kepribadian masing-masing pasangan, tentu masalah ini bisa membawa mereka pada perceraian.





Comments

POPULER OF THIS MONTH