Sudahkah kamu berdamai dengan dirimu sendiri ?
Bekerja dalam lingkungan yang tidak di sukai. Kuliah dengan jurusan yang tidak di minati. Atau Menikahi orang yang tidak sepenuhnya kita cintai.
"Bahagia itu sederhana"
Pasti kita udah sering banget kan denger kalimat kayak gini.
Sepenggal kalimat sederhana yang rasanya bener? Tapi sulit buat di lakuin.
Hidup emang enggak melulu membawa kita pada hal-hal yang kita inginkan. Terkadang tuhan memang memberi apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.
Dan ketika hidup membawa kita pada hal-hal yang mengecewakan, sudahkah kita berdamai dengannya?
Ini adalah sebuah dilema yang terkadang ngebuat gua lumayan frustasi.
Perkara menerima saja, harus bikin gua kehilangan diri sendiri kadang-kadang.
Alkohol atau obat penenang selalu jadi pelarian dari perihnya rasa kekecewaan.
Ilmu jiwa yang rasanya sampai saat ini belum bisa gua kuasai.
Perkara ikhlas lalu menerima dengan tangan terbuka bukan kayak soal ujian pas di sekolah yang selalu punya jawaban pasti.
Di masa ini, pertanyaan-pertanyaan yang keluar dari dalam kepala semuanya nggak punya rumus pasti. Nggak ada jawaban benar, pun nggak ada jawaban yang salah disana.
Memang kenyataanya, tugas kita sebagai manusia. Hanya berusaha dan berdoa saja.
Soal sisanya? Percayakan semua kepada-Nya.
Boleh jadi apa yang selama ini kita kejar, ternyata salah. Atau, bisa saja, apa yang selama ini kita perjuangkan. Ternyata gak layak untuk di perjuangkan.
Oleh lelahnya berharap,
Oleh lelahnya dengan ketidakpastian.
Mungkin dengan cara itu tuhan sedang mengajarkan kita suatu hal baik yang belum kita sadari.
Bisa jadi, hal-hal baik yang selama ini yang sudah kita rencanakan, bukan yang paling baik menurut-Nya.













Comments
Post a Comment